PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
KesehatanPsikologi Kesehatan

asimtomatik

asymptomatic

Ringkasan Singkat

Kondisi kesehatan atau medis di mana seseorang tidak menunjukkan gejala fisik atau perilaku yang nyata meskipun penyakit atau gangguan tersebut ada.

Istilah asimtomatik bersifat adjektif dan digunakan untuk mendeskripsikan suatu kondisi medis di mana pasien tidak mengalami atau menunjukkan gejala klinis yang dapat dideteksi secara kasat mata atau dirasakan secara subjektif. Contoh klasik dari kondisi asimtomatik adalah hipertensi (tekanan darah tinggi). Seseorang mungkin memiliki tekanan darah yang sangat tinggi yang membahayakan kesehatan jantungnya, namun ia tetap merasa sehat dan tidak menunjukkan gejala fisik yang luar biasa hingga dilakukan pengukuran tekanan darah secara medis.

Kondisi asimtomatik sering kali berbahaya karena penderita tidak menyadari kebutuhan akan perawatan medis, sehingga penyakit dapat berkembang menjadi lebih parah tanpa intervensi dini. Dalam psikologi klinis dan kedokteran, deteksi dini melalui skrining rutin menjadi sangat krusial bagi penyakit-penyakit yang memiliki fase asimtomatik yang panjang. Memahami bahwa ketiadaan gejala tidak selalu berarti ketiadaan penyakit adalah prinsip dasar dalam kesehatan preventif.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • World Health Organization (WHO) Guidelines.
  • Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2014). Health Psychology: Biopsychosocial Interactions.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback